Buncit Foodies http://buncitfoodies.com Catatan Makan Si Buncit Sun, 17 Mar 2019 03:47:37 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.2.21 http://buncitfoodies.com/wp-content/uploads/2015/09/x-small.png Buncit Foodies http://buncitfoodies.com 32 32 Mango Pop Magic & Chubby Corn – A&W Indonesia http://buncitfoodies.com/mango-pop-magic-chubby-corn-aw-indonesia/ http://buncitfoodies.com/mango-pop-magic-chubby-corn-aw-indonesia/#respond Mon, 03 Dec 2018 01:45:22 +0000 http://buncitfoodies.com/?p=2285

Read More

]]>
AWNOV1Salam Bunciters,

Dipenghujung akhir tahun 2018, A&W Indonesia kembali menghadirkan kejutan dengan meluncurkan menu “Mango Pop Magic”. Paduan Ice Cream Vanilla, Mango Pudding, dan Pop Jelly yang menyagarkan. Bukan hanya itu saja, ada 1 lagi menu yang diluncurkan yaitu “Chubby Corn” – Kombinasi jagung manis dengan gurihnya cheese sauce khas A&W Indonesia dan susu kental manis.

Menu Mango Pop Magic sudah bisa dinikmati oleh teman-teman Bunciters diseluruh Indonesia (lebih dari 250 Outlet dari Aceh sampai Timika) mulai1 November 2018. Hadir dengan5 pilihan menu, yaitu Sundae Mango Pop Magic, Milkshake Mango Pop Magic, Waffle Ice Cream Mango Pop Magic (Size: Small), Waffle Ice Cream MangoPop Magic (Size: Regular), dan Mountain Sundae Mango Pop Magic.

Ibu Elizabeth Sundjaja sebagai Marketing Manager A&W Restaurants Indonesia menjelaskan“Sebagai restoran dengan konsep Quick Service Restaurants (QSR) – asal Amerika Serikat, kami senantiasa berinovasi untuk memberikan yang terbaik bagi konsumen. Menu ‘Mango Pop Magic’ merupakan perpaduan Ice Cream Vanilla, Pudding Mango dan Pop Jelly yang akan mengembalikan semangat dengan kesegaran cita rasa buah mangga. Karena disajikan dengan saus manga”.

Jika teman-teman masih ingat, sebenarnya menu Mango ini sudah pernah dihadirkan tahun lalu dengan nama “Mango Coco Magic”. Namun, kali ini hadir dengan isi toppingyang berbeda (serba manga) dan pastinya lebih seru untuk dinikmati oleh semua masyarakat Indonesia. Rangkaian kreasi Mango Pop Magic, bisa kalian nikmati mulai dari harga Rp 14.000,- saja.

AWNOV8Yuk langsung kita bahas detail-nya di bawah ini.

Sundae Mango Pop Magic
Perpaduan antara Ice Cream Vanilla, Mango Pudding, Pop Jelly, dan Mango Sauce. Kini menikmati Sundae lebih meriah, buka hanya dengan saus tetapi juga ada pudding dan Pop Jelly-nya.

AWNOV11AWNOV12Milkshake Mango Pop Magic
Kesegaran blanded Ice Cream Vanilla bersama dengan Mango Pudding, Pop Jelly, dan Mango Sauce. Kehadiran rasa ini, melengkapi pilihan untuk kalian yang gemar dengan rasa manis asam segar.

AWNOV13AWNOV14AWNOV15

Waffle Ice Cream Mango Pop Magic (Small)
Nikmati 2 pcs Waffle bersama dengan Ice Cream Vanilla, Pop Jelly, Mango Pudding, dan Mango Sauce. Tidak ingin terlalu kenyang atau hanya makan sendiri, bisa pilih ukuran yang small ini.

AWNOV4AWNOV7AWNOV6AWNOV5

Waffle Ice Cream Mango Pop Magic (Regular)
Nikmati 4 pcs Waffle bersama dengan Ice Cream Vanilla, Pop Jelly, Mango Pudding, dan Mango Sauce. Lebih puas dengan ukuran penuh Waffle.

AWNOV2AWNOV3

Mountain Sundae Mango Pop Magic
Perpaduan antara Ice Cream Vanilla bersama waffle, Mango Pudding,  Pop Jelly, dan Mango Sauce. Cocok untuk memilih varian yang satu ini, jika Ingin menikmati waffle di perjalanan.

AWNOV9AWNOV10
Selanjutnya kita masuk ke pembahasan menu Chubby Corn. Menu jagung ini sebenarnya terinspirasi dari jajanan “JaSuKe” – Jagung Susu Keju, yang biasa kita jumpai di Mall atau tempat Jajanan kota. Dihadirkannya Chubby Corn bertujuan untuk melengkapi pilihan makanan dan minuman yang dipesan, menghadirkan sensasi menikmati “JaSuKe” versi A&W Indonesia dengan mengganti keju parut dengan Cheese Sauce khas mereka. Menu terbaru ini sudah bisa dinikmati di seluruh Store sejak 26 Oktober 2018. A&W Chubby Cornbisa kalian nikmati dengan harga Rp 13.000,- (sudah termasuk pajak).

AWNOV16AWNOV18AWNOV17
Pilihan yang semakin beragam, apalagi ditambah dengan kembalinya menu Mango Pop Magic dan Chubby Corn. Menjadi alasan yang kuat untuk selalu kembali ke A&W Restaurants Indonesia. Selamat mencoba dan Buncit tunggu ya komentar kalian terhadap menu baru ini. Mantaps

AWNOV1_1

A&W Restaurant Kedoya Lt. 2
Komp. Tomang Tol Raya Blok I No. 24-25
Jl. Kedoya Raya, Jakarta Barat
(Samping Tol Kebun Jeruk, Seberang RCTI)

Email: feedback@awrestaurants.co.id
Instagram: @awrestaurantid.co.id
Website: awdelivery.co.id

]]>
http://buncitfoodies.com/mango-pop-magic-chubby-corn-aw-indonesia/feed/ 0
Museum MACAN – Vol. 2 http://buncitfoodies.com/museum-macan-vol-2/ http://buncitfoodies.com/museum-macan-vol-2/#respond Sun, 25 Nov 2018 05:00:51 +0000 http://buncitfoodies.com/?p=2232

Read More

]]>
Hi Bunciters,

Kali ini Buncit ingin membagikan pengalaman saat ke Museum MACAN (Modern and Contemporary Art in Nusantara) beberapa waktu yang lalu. Kunjungan kali ini adalah kunjungan kedua Buncit ke Museum MACAN, di mana saat itu masih berjalan pameran Yayoi Kusama (12 Mei – 9 September 2018).

Ditutup hampir 2 bulan dan pada bulan November ini  Museum MACAN kembali hadir dengan mempersembahkan tiga presentasi individual yang menampilkan serangkaian karya seni parisipatoris dan performans ciptaan tiga seniman Asia.

Sedikit latar belakang, 3 seniman pada pameran kali ini (dikutip dari buku panduan Museum MACAN)

Arahmaiani
“The Past Has Not Passed” – Masa Lalu Belumlah Berlalu
Arahmaiani adalah salah satu tokoh wanita yang paling penting dalam perkembangan seni rupa kontemporer di Asia Tenggara pada tahun 1990an.

Arahmaiani muncul sebagai seniman di tahun-tahun menjelang reformasi politik pada 1998, yang juga merupakan masa di mana berbagai pameran besar internasional diselenggarakan dan mulai mengikutsertakan seniman di luar negara Barat sebagai cerminan perubahan kesadaran global. Tahun 1996, Arahmaiani ikut serta dalam “Tradition/Tensions” di Asia Society, kota New York dan Asia Pacific Triennial ke-2 (APT2) di Queensland Art Gallery, Australia.

Di Tahun 1997, ia menjadi bagian dalam The Havana Biennale, Kuba dan Cities on the Move – Contemporarry Asian Art on the turn of the 21th century di Wiener Secession di Wina. Keikutsertaannya dalam berbagai pameran tersebut menempatkan Arahmaiani sebagai salah satu sosok seniman wanita penting di Asia Tenggara. Hal tersebut juga berperan dalam transformasi konteks acuan praktik keseniannya, yang menghasilkan beberapa karya ikonik seperti Performans Handle without Care (1996-2018) dan instalasi Nation for Sale (1996-2018).

Sejak 1980an, Arahmaiani telah hidup, dalam deskripsinya sendiri, sebagai “nomaden global” – berpindah antara berbagai kota dan negara dengan beragam kebudayaan, yang kemudian membentuk kesadaran sosialnya dan terwujud dalam kekaryaannya. Pameran ini menyuguhkan karya-karya dari awal karir Arahmaiani sejak 1980an hingga saat ini yang meliputi instalasi awal, lukisan, gambar, serta dokumentasi foto dan video, tulisan, dan publikasi, untuk menggambarkan konteks social dan budaya yang melatari pembuatan dan presentasi karya-karya tersebut.

Pada 1987 Arahmaiani menyatakan, “Bila perlu, dapat saya katakana, memperluas kanvas saya seluas-luasnya menjadi kehidupan itu sendiri. Dan mengganti kuas dan cat dengan unsur-unsur yang ada dalam kehidupan.” Aktivitasnya sebagai seniman, penulis, dan aktivitas social, telah mengeksplorasi perpotongan antara reformasi Indonesia dan diskursus seni rupa global yang meluas, yang sering berkaitan dengan situasi social, budaya, dan politik di sekitarnya, serta pengalaman pribadi.

Karya-karya Arahmaiani juga menyinggung persoalan sejarah multicultural Indonesia – pengaruh Hindu, Budha, dan tradisi animism dan kaitannya dengan arsitektur dan Bahasa Jawa; fondasi budaya Islam; kolonisasi, perubahan lanskap politik dan ekonomi, pengalaman globalisasi dan urbanisasi, lingkungan, serta peran wanita dalam masyarakat. Dengan menggunakan berbagai media tradisional dan non-tradisional, karyanya telah beresonansi dengan berbagai kelompok dan komunitas di seluruh dunia.

Nation for Sale (1996)

Burning Country (2016)

I Love You (2009)
[After Joseph Beuys Social Sculpture]

Flag Project (2006 – 2010)

Wedding Party (2004)

Lee Mingwei
“One Million Years Reading” (Reading)
Pembacaan karya On Kawara yang berjudul One Million Years (1993 – sekarang) akan ditampilkan untuk pertama kalinya di Indonesia. Sesuai judulnya, karya partisipatoris ini melibatkan dua orang relawan – laki-laki dan perempuan – untuk membacakan nama tahun dalam karya Kawara yang terdiri dari dua bagian – One Million Years [Past] berisi nama tahun dalam satu millennium dari 998031 SM, dan One Million Years [Future], yang berisi nama tahun dalam satu millennium hingga 1001997 Masehi.

Pembacaan pertama karya One Million Years berlokasi di Dia Center for The Arts, New York pada 1993, dan setelahnya karya ini telah dipresentasikan di berbagai tempat, termasuk documenta 11 (Kassel, Jerman) dan Trafalgar Square (London, Inggris). Pada setiap presentasi, pembaca akan melanjutkan membaca tahun setelah pembaca sebelumnya, melambangkan konsep waktu secara kronologis, yang merupakan tema utama dalam karya-karya sang seniman.

The Letter Writting Project (1998 / 2018)

Guernica in Sand (2006/2018)

The Mending Project (2009 / 2018)

On Kawara
“One Million Years” (Reading)
Pembacaan karya On Kawara yang berjudul One Million Years (1993 – sekarang) akan ditampilkan untuk pertama kalinya di Indonesia. Sesuai judulnya, karya partisipatoris ini melibatkan dua orang relawan – laki-laki dan perempuan – untuk membacakan nama tahun dalam karya Kawara yang terdiri dari dua bagian – One Million Years [Past] berisi nama tahun dalam satu millennium dari 998031 SM, dan One Million Years [Future], yang berisi nama tahun dalam satu millennium hingga 1001997 Masehi.

Pembacaan pertama karya One Million Years berlokasi di Dia Center for The Arts, New York pada 1993, dan setelahnya karya ini telah dipresentasikan di berbagai tempat, termasuk documenta 11 (Kassel, Jerman) dan Trafalgar Square (London, Inggris). Pada setiap presentasi, pembaca akan melanjutkan membaca tahun setelah pembaca sebelumnya, melambangkan konsep waktu secara kronologis, yang merupakan tema utama dalam karya-karya sang seniman.

Children’s Art Space
Gatot Indrajati : The Tinkering Box [Agustus 2018 – Maret 2019]

Gatot Indrajati adalah seorang seniman kelahiran Bogor tahun 1980. Kini Beliau tinggal dan berkarya di Yogyakarta. Keahliannya pada penggunaan medium kayu untuk melukis, instalasi, dan seni pahat.

The Tingkering Box adalah sebuah ruangan kreativitas yang mengajak anak-anak untuk berimajinasi dan membuat sebuah karya menggunakan Cardboard dan kayu.
Membiasakan diri untuk melihat barang yang rusak atau tidak terpakai menjadi sebuah karya baru. Kegiatan seperti ini dapat membatu menjaga lingkungan.

Semua foto di post blog ini menggunakan kamera ponsel, dikarenakan peraturan dari Museum MACAN yang tidak memperbolehkan untuk menggunakan kamera.

[Harga Tiket Masuk]
Dewasa : Rp 100.000,-
Senior (65tahun +)  : Rp 90.000,-
Pelajar : Rp 90.000,-
Anak-Anak (3 – 12 tahun) : Rp 80.000,-

[Jam Operasional]
Senin – Minggu : 10.00 – 19.00
Sesi I : 10.00 – 14.00
Sesi II : 14.00 – 19.00 (Batas akhir masuk museum 18.00)

[PENTING]
Teman-teman yang ingin pergi ke sana, dimohon untuk memahami peraturan yang berlaku dan jangan sampai merusak karya seni yaaa… Berikut Tata Tertib Museum MACAN yang wajib kalian patuhi

1. Jangan menyentuh karya seni.
2. Berbicaralah dengan lembut. Atur ponsel Anda ke mode senyap dan jangan melakukan percakapan telepon di dalam area pameran.
3. Berjalanlah dengan tenang.
4. Dilarang berlari dan memakai sepatu roda di dalam museum.
5. Dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam area pameran.
6. Demi keamanan dan kenyamanan, barang bawaan harus diperiksa di pintu masuk. Barang yang berukuran lebih besar dari 24x24x15 cm harus disimpan di penitipan barang.
7. Diperbolehkan menggambar sketsa dengan pensil di area pameran, dengan buku yang berukuran tidak lebih dari 22×28 cm.
8. Masuklah ke area pameran sesuai waktu yang tertera pada tiket.
9. Dilarang membawa binatang peliharaan.
10. Arang, Krayon, spidol permanen, cat air, cat minyak, dan benda tajam tidak diperbolehkan di area pameran.
11. Dilarang membawa segala jenis kamera, termasuk DSLR, SLR, dan Polaroid. Dilarang menggunakan lampu kilat.
12. Hanya boleh memotret dengan ponsel.
13. Dilarang membawa segala jenis alat bantu/perlengkapan fotografi seperti tripod, monopod, dan tongkat swafoto.
14. Selalu simpan tiket Anda. Pengecekan bisa sewaktu-waktu dilakukan diarea pameran.
15. Staf museum dan pengunjung meseum berhak atas lingkungan yang aman yang bebas dari kekerasan, penganiayaan, atau perilaku yang mengancam. Kami berhak mengeluarkan pengunjung dari area atas alasan-alasan tersebut.
16. Semua penjualan tiket adalah final. Tiket tidak dapat ditukar / dikembalikan.

Museum MACAN (Modern and Contemporary Art in Nusantara)
AKR Tower Level MM
Jl. Perjuangan No.5, RT.11/RW.10, Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11530

Tlp. (021) 22121888
IG: @museummacan
Website : museummacan.org

 

]]>
http://buncitfoodies.com/museum-macan-vol-2/feed/ 0
Hadir Kembali! All Time Favourite! A&W Asian Mixbowl http://buncitfoodies.com/hadir-kembali-all-time-favourite-aw-asian-mixbowl/ http://buncitfoodies.com/hadir-kembali-all-time-favourite-aw-asian-mixbowl/#respond Wed, 17 Oct 2018 11:00:39 +0000 http://buncitfoodies.com/?p=2197

Read More

]]>
AM1
Salam Bunciters,

Pada bulan Oktober tahun ini (2018), A&WRestaurantsIndonesia kembali menguatkan komitmennya untuk menghadirkan selalu menu untuk memanjakan lidah para penggemarnya. Kali ini mereka menghadirkan kembali menu Most Favorit bernama Asian Mixbowl– Nasi dalam mangkuk dengan topping pilihan di atas-nya dan disiram dengan Asian Sauce.

AM2

Menu Asian Mixbowl sudah bisa dinikmati oleh teman-teman Bunciters diseluruh Indonesia (lebih dari 250 Outlet dari Aceh sampai Timika) mulai 15 Oktober 2018. Hadir dengan 3 pilihan. Buat kalian penggemar seafood, bisa mencoba 2 pilihan dengan topping Prawn (udang) dan Fish (ikan). Sedangkan untuk kalian penggemar ayam, bisa coba yang topping Chicken (ayam).

AM3

Semua informasi ini Buncit dapatkan saat mengikuti Acara launching pada awal bulan Oktober kemarin, bertempat di lantai 2  A&W Restoran Kedoya. Setelah registrasi seperti biasa-nya, tidak lupa untuk mengambil cemilan (Chicken Chuncks, Chicken Strips, dan FrenchFries) yang sudah tersedia sambil menunggu undangan lain yang akan segera datang.  Setelah semua tamu undangan hadir, untuk memanaskan suasana dipagi hari itu, MC memulai acara dengan mengadakan kuis kecil (tanya-jawab) yang berhadiah-kan merchandise dari A&W. Seru banget!

AM4AM5

Kemudian dilanjutkan dengan tarian khas A&W Restaurants Indonesia dan disambung oleh Ibu Elizabeth Sundjaja sebagai Marketing Manager A&W Restaurants Indonesia untuk menjelaskan menu Asian Mixbowl. Beliau menggungkapkan rasa kepercayaan dalam menghadirkan kembali menu favorit masyarakat Indonesia ini,  “AsianMixbowl adalah menu favourite yang kembali hadir untuk kesekian kalinya. Hadir dalam 3 pilihan, untuk dinikmati bersama teman dan keluarga.”

Asian Mixbowl tentunya produk makanan lezat, higienis, dan halal. “Setiap menu yang kami hadirkan bersertifikasi halal dari LPPOMMUI dan merupakan sebuah kehormatan untuk dapat melihat senyuman diwajah konsumen ketika mereka mencoba produk andalan kami.”, tutur Ibu Elizabeth.

AM6_1

Setelah mendapatkan penjelasan yang sangat lengkap,  kami semua dipersilakan untuk mengabadikan gambar dan mencicipi langsung menu Asian Mixbowl. Karena kangen dengan Asian Mixbowl, pastinya kita cobain semua variannya. Yuk langsung kita bahas detail-nya dibawah ini.

Asian Mixbowl Prawn (Rp 35.000,- A La Carte & Rp43.500,- dengan RB)
Terdapat 3 potong udang (flying prawn) di atas nasi bersama campuran sayur matang (wortel, jagung, dan kacang polong) kemudian disiram Asian Sauce yang rasa-nya asam dan manis.
Pertama kali lihat varian yang satu ini, rasanya ingin langsung nyicip. Udang nya begitu menggoda, apalagi ada siraman saus asam manis di atas-nya. Setelah cobain sendiri, tepung nya renyah dan udang nya terasa sekali. Favourite!
AM6_2AM7

AM9Asian Mixbowl Chicken (Rp 29.500,- A La Carte & Rp 38.500,- dengan RB)
Terdapat 2 potong chicken strips di atas nasi bersama campuran sayur matang (wortel, jagung, dan kacang polong) kemudian disiram Asian Sauce yang rasa-nya asam dan manis.

AM10AM11AM13

Asian Mixbowl Fish (Rp 29.500,- A La Carte & Rp 38.500,- dengan RB)
Terdapat 1 fillet ikan di atas nasi bersama campuran sayur matang (wortel, jagung, dan kacang polong) kemudian disiram Asian Sauce yang rasa-nya asam dan manis.
Pernah coba Fish Sandwich (burger) A&W Indonesia? Jika pernah coba dan suka,  ini adalah Fish Fillet renyah goreng tepung yang sama, tetapi versi dengan nasi dan saus asam manis.

AM14AM15AM16

Crispy Prawn 4pcs (Rp 32.000,- sudah termasuk pajak)
Disediakan juga porsi Crispy Chicken isi 4 (Asian Sauce) tanpa nasi, sebagai menu pelengkap waktu makan kalian.

AM17AM18


Additional 
Crispy Prawn (@Rp 8.500,-)
Masih kurang puas juga? Kalian bisa menikmati Crispy Prawn (satuan) dengan pembelian A La Carte.

Pilihan yang semakin beragam, apalagi ditambah dengan kembalinya menu Asian Mixbowl. Menjadi alasan yang kuat untuk selalu kembali ke A&W Restaurants Indonesia. Selamat mencoba dan Buncit tunggu ya komentar kalian terhadap menu baru ini. Mantaps.AM12

A&WRestaurantKedoya Lt. 2
Komp. Tomang Tol Raya Blok I No. 24-25
Jl. KedoyaRaya, JakartaBarat
(Samping Tol Kebun Jeruk, Seberang RCTI)


Email: feedback@awrestaurants.co.id
Instagram: @awrestaurantid
Website: awdelivery.co.id

]]>
http://buncitfoodies.com/hadir-kembali-all-time-favourite-aw-asian-mixbowl/feed/ 0