Hai Bunciters kembali lagi bersama Buncit, dalam tulisan kali ini akan menceritakan pengalaman Buncit yang berkesempatan untuk mencoba Bak Kut Teh asli dari Singapura dengan style Tiochiu (Teochew). Penasaran? Yuk intip pembahasannya.
Say Hi to Ya Hua Bak Kut Teh! Dirintis sejak tahun 1973 di Singapura oleh seorang wanita yang bernama Madam Gwee Peck Hua dan saudaranya Gwee Guek Hua. Bersama-sama telah menciptakan sebuah sup bak kut (pork ribs) yang lezat dengan style Tiochiu. Sekarang ini, kalian tidak perlu jauh-jauh pergi ke sana untuk menyantap semangkuk bak kut teh sebab Ya Hua Bak Kut Teh telah hadir di Indonesia, yang berlokasi di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat.

Berlokasi di Lantai 4 – Mal Taman Anggrek, memiliki papan nama yang eye-catching sehingga lokasinya sangat mudah untuk ditemukan. Memiliki 2 sisi tempat duduk, pertama bagian yang menghadap ke dalam mal dan kedua bagian yang menghadap keluar jendela. Suasananya cukup tenang dan nyaman, dilengkapi juga dengan lampu petromaks sebagai hiasan penerangan yang tergantung di atas langit-langit restoran.



Salah satu faktor Buncit senang makan di sini karena para pegawai yang bekerja sangat responsif dan murah senyum. Senang deh rasanya 🙂

Sekarang lanjut ke review makanan. Ya Hua Bak Kut Teh menjual berbagai jenis hidangan mulai hidangan sup, sayur-sayuran dan side dish. Untuk hidangan sup (pork) banyak sekali pilihan yang bisa kamu pilih mulai dari short ribs, prime rib, bak kut, daging, ekor, usus, hati,perut, dan ginjal. Perlu yang kalian ketahui untuk soal rasa kuah soup yang digunakan (soup dishes dan vagetables menggunakan kuah yang sama) memang berbeda dari restoran bak kut biasanya, sebab style bak kut teh ala tiochiu memiliki rasa bawang putih dan lada hitam yang sangat kuat sehingga saat Bunciters mencicipi kuahnya akan terasa lebih pedas. Secara pribadi rasa kuah di sini masih cocok dengan lidah Buncit sehingga tidak mengurangi rasa lahap Buncit menyantap hidangan di atas meja. Berikut mene-menu yang Buncit coba :
Short Ribs (Rp 73.500,-)
1 Mangkuk Short Ribs atau bisa juga disebut sebagai tulang iga. Saat masuk ke mulut, dagingnya sangat lembut dan mudah lepas dari tulangnya. Ada sekitar4-5 tulang iga dalam 1 porsi.

Sliced Pork Soup (Rp 59.500,-)
1 Mangkuk potongan daging babi yang diiris tipis. Teksturnya lembut dan tidak mudah hancur saat digigit.
Watercress Soup (Rp 25.500,-)
1 Mangkung salada air yang disajikan dalam kuah bak kut yang nikmat.
Mee Sua (Rp 28.500,-)
Salah satu pengganti nasi untuk teman makan bak kut, juga menggunakan kuah bak kut.
Tao Kua (Rp 26.500,-)
1 porsi Tahu putih dengan saus kecap asin. Memiliki potongan yang besar-besar, lembut, dan saus kecapnya tidak terlalu kuat.
You Tio (Rp 10.000,-)
1 mangkuk you tio atau dikenal dengan cakwe. Renyah dan lezat jika dicelup ke kuah bak kut terlebih dahulu sebelum di makan.
Chinese Tea (Rp 28.500,-)
1 poci teh tradisional dengan 3 cangkir kecil yang imut.
Pesan Buncit sih cuma satu, makan lah sesegera mungkin setelah disajikan di atas meja sebab dengan kuah yang masih panas aroma dari rempah-rempah dalam kuah akan lebih terasa.
Bagaimana, jadi makin panasaran kan? Makanya kalian harus mencobanya sendiri, siapa tahu Ya Hua Bak Kut Teh juga bisa jadi favorit kalian 🙂 Terima kasih sudah membaca tulisan kali ini ya, sampai ketemu kembali di tulisan Buncit berikutnya. Salam Bunciters!
Ya Hua Bak Kut Teh
Mal Taman Anggrek
Jl. S. Parman Kav 21 Mall Lantai 4,
Grogol, Jakarta Barat, Indonesia
IG:@yahuabakkuttehindonesia
